Showing posts with label Fan Fiction. Show all posts

SHORT FANFIC ENGLISH LANGUANGE - ILLUTION WORLD BUT REAL LOVE (DUNIA MAYA TETAPI CINTA NYATA)



ILLUTION WORLD BUT REAL LOVE

Author : Febry Regina Manik
Cast : Mark GOT7
Song Ha Yoon
Park Shin Hye

This story only Fan Fiction not Real story. I inspirated by my own experience. And i add some fiction to complete this story.


Initially, I, HaYoon, feel the world is small. Was limited to me, my friends and my surroundings. But I was wrong. It turns out there's still another addition to my world, the wider world, the World Maya (Internet, Social Media). Actually I entered this world just because my friends encouragement. I think "Well know there fortunately" entered this world.
When I entered this world, I feel normal, nothing of what I think the world is as empty as my world now, until I get my first friends in this world. I began to change minds. I felt no different from them, they were so warm to me. And they became the only reason I'm still survive in the real world do not have. I find the 'family'. I feel comfortable here, and not for a moment I wanted to step out of this world.
Until the first time I found you, Mark, oh
no no,you find me ah I do not know whoever that unite us. Initially we laugh with each show madness smiling, laughing back and know each other. I know you well as you know me. And this brings us to the world we do not doubt the real world tells us. I feel comfortable around you, whatever you feel the same thing with me. You add a new reason for me to always explore thisworld. You're the guy who can make me laugh, smile, even sad in front of the screen is lifeless. I feel there is a bond that unites us, but a bond that no one was looking at us.
I always prepare a room in my ears even in my memory tells you that there is no place for me and the story will never disappear. Until you told me about him, Sin Hye. I do not know what to say. I pretend to care about your story, I pretend to provide less space for the story. I'm confused me what to do. I'm not going to cry my resolve anything. I am confused. I always tell my friends that they do not cry over things that smell your people, man. But why even I were stuck in my words?
I can only save and hide it behind the bandage wounds sayng my love to you. I do not want you to know that I do not like that it's part of your story. My strength is only able to provide advice to the limit. I can not get involved in your story that pulls it.
Now you're with him. Although I'm sick of the result I'm always trying to convince myself. I think, I should be able to be thy confidence at the time you fell later. Such as bandages, for now I know you do not need me. You've changed. You no longer provide laughter for me. You provide comfort for her. Like I said, I was a bandage, and I must be willing to wait in patience await you at the moment you fell later. In fact, until I was worn out, I'll always be faithful waiting for you. My prayers do not stop for you, not for you alone but to you.
Suddenly you fell out of your confidence. You're sad karnawaktu separate you, You and SiHye. Are you currently sick now? If I can be useful for you now? Do I have to treat the wound now? YES! I must. I bandage and I could not see you hold your pain. Well I'm going to be protective for you, I will not let a speck of dirt was disturbing the wound you. Will not. I must be strong bandage until you recover it later. I will always be with you no matter what happens.
But now, why do you only wear my while? Why so fast you throw me? I can still see your wounds. And I know it hurts. Let me be protective for you, even only until the wound was healed and then you should throw me. Could not you use me a little longer? I've waited a long time for this. I've been waiting so long. Oh yes, I forgot. I forgot one thing, now you're an adult you can withstand the pain itself without me. But I bandage, will be useless without you.
Well now I have what? Would I be sad because I will not be used again? Or I should be happy because now you're strong and already have your own world? Every now and let me cry. I also have a feeling. Who is able to not cry when his loved ones, who want it protects will go? Who? No! Let me happy cry over you in the appeal I laugh at your downfall. I know this world of Maya but I know love is real.

/THE END\

For the first time, my tear fall down when I Write this Fanfic.  Happy Read



SHORT FANFIC - DUNIA MAYA TAPI CINTA NYATA (INDO VER.)

This my first comeback after i leave this blog for long time. And this my fanfic. The cover will be I Add in near time. Happy read, for international readers i will add english translate immediately.



DUNIA  MAYA Tapi CINTA NYATA
Author : Febry Regina Manik
Cast : Mark GOT7
Song Ha Yoon
Park Shin Hye

Cerita ini hanya fiktif belaka. Walaupun saya terinspirasi akan kisah saya sendiri. Dan hanya akan tambahi beberapa untuk melengkapi Kisah Ini.

Awalnya, aku, HaYoon, merasa dunia ini kecil. Hanya sebatas aku, teman teman ku dan lingkungan sekitarku. Tapi aku salah. Ternyata masih ada dunia lain disamping duniaku, dunia yang lebih luas, Dunia Maya. Sebenarnya aku memasuki dunia ini hanya karna dorongan teman teman ku. Aku berfikir “Yah tau saja ada untungnya” memasuki dunia ini.
Ketika aku memasuki dunia ini, perasaanku biasa saja, tak ada apa apa aku pikir dunia ini sama kosongnya dengan duniaku saat ini, sampai aku mendapatkan teman teman pertamaku didunia ini. Aku mulai berubah fikiran. Kurasakan ada yang berbeda dari mereka, mereka begitu hangat kepadaku. Dan mereka menjadi satu satunya alasan aku masih bertahan di dunia tidak nyata ini. Aku menemukan ‘Keluargaku’. Aku merasa nyaman disini dan tidak sedetik pun aku ingin melangkah dari dunia ini.
Sampai pertama kali aku menemukanmu, Mark,  oh bukan kau yang menemukanku ah entahlah entah siapa yang mempertemukan kita. Awalnya kita tertawa bersama saling menunjukkan kegilaan tersenyum, tertawa kembali dan saling mengetahui satu sama lain. Aku mengetahui mu sebaik kau mengetahui aku. Dan dunia ini menyatukan kita hingga kita tak ragu lagi menceritakan dunia nyata kita. Aku merasa nyaman di dekatmu, entah apa kau juga merasakan hal yang sama dengan ku. Kaumenambah alaan ku untuk selalu mendalami duia ini. Kau orang yang mampu membuat ku tertawa, tersenyum, bahkan sedih di depan layar yang tak bernyawa ini. Aku merasakan ada ikatan yang menyatukan kita, tapi ikatan itu, tak ada yang melihat di antara kita.
Aku selalu menyiapkan ruang di telinga ku bahkan di memori ku agar ada tempat mu bercerita untukku dan cerita itu tak akan pernah hilang. Sampai kau bercerita tentang dia, Sin Hye. Aku tak tau harus berkata apa. Aku berpura pura peduli akan cerita mu, Aku berpura pura menyediakan sedikit ruang untuk cerita itu. Aku bingung aku harus berbuat apa. Tekadku aku tidak akan menangisi apapun. Aku bingung. Aku selalu berkata pada temanku agar mereka tidak menangisi hal hal yang berbau kaummu, lelaki. Tapi kenapa malah aku yang terjebak dalam kata kata ku?
Aku hanya bisa menyimpan dan menyembunyikan luka itu di balik perban kasih sayng ku kepadamu. Aku tidak ingin kau tau kalau aku tidak menyukai bagian cerita mu yang itu. Kekuatan ku hanya mampu sampai pada batas memberi saran. Aku tak mampu terlibat di dalam kisah mu yang menarik itu.
Kini kau sudah bersamanya. Walaupun aku sakit terhadap akibatnya aku selalu berusaha meyakinkan diriku sendiri. Aku berfikir, aku harus bisa menjadi sandaranmu di waktu kau terjatuh nanti. Seperti perban, untuk saat ini aku tau kau tidak membutuhkan ku. Kau berubah. Kau tak lagi menyediakan canda tawa bagiku. Kau menyediakan kenyamanan bagi nya. Seperti yang kubilang tadi, aku itu perban, dan aku harus rela menunggu dalam kesabaran menantikan mu di saat kau terjatuh nanti. Bahkan sampai aku usang nanti, aku akan selalu setia menunggu mu. Doa ku tak berhenti untukmu, Bukan untukmu saja tapi untuk kalian.
Tiba tiba kau terjatuh dari sandaranmu. Kau bersedih karnawaktu memisahkan kalian, Kau dan SiHye. Apakah kini kau sakit sekarang? Apakah aku sudah bisa bermanfaat untukmu sekarang? Apakah aku harus mengobati lukamu sekarang? YA! Aku harus. Aku perbanmu dan aku tak akan bisa melihatmu menahan rasa sakitmu. Baiklah aku akan menjadi pelindung buatmu, Aku tak akan membiarkan setitik kotoran pun mengganggu luka mu. Tidak akan. Aku harus menjadi perban yang kuat sampai kau sembuh nanti.  Aku akan selalu bersamamu apapun yang terjadi.
Tapi kini, mengapa kau hanya memakai ku sementara? Mengapa begitu cepat kau membuang aku? Aku masih bisa melihat luka mu. Dan aku tau itu sakit sekali. Biarkanlah aku menjadi pelindung buatmu, bahkan hanya sampai lukamu itu sembuh lalu kau boleh membuangku. Tak bisakah kau sedikit lebih lama memakaiku? Aku sudah menunggu masa yang lama untuk ini. Aku sudah begitu lama menunggunya. Oh ya, aku lupa. Aku melupakan satu hal, Kini kau sudah dewasa kau dapat menahan rasa sakit itu sendiri tanpa aku. Tapi aku perban, tak akan berguna tanpamu.
Baiklah sekarang aku harus apa? Apakah aku harus sedih karna aku sudah tidak akan terpakai lagi? Atau aku harus senang karna kini kau sudah kuat dan sudah memiliki duniamu sendiri? Sesekali biarkanlah aku menangis. Aku juga punya perasaan. Siapakah yang mampu tidak menangis disaat orang yang dicintainya, yang ingin dilindunginya akan pergi? Siapa? Tak ada! Biarkanlah aku menangisi kepergian bahagia mu di banding aku mentertawakan kejatuhan mu. Aku tau ini dunia Maya tapi aku tau cinta itu nyata.

/THE END\

For the first time, my tear fall down when I Write this Fanfic.  Happy Read

Fan Fiction with 2pm & Girl's Generation - My Destiny, Taec with Me Part 8



Part 8
Ada Apa dengan Orang Ini?
Aku abaikan saja pesan itu seolah-olah tak pernah ada walau dalam fikiranku pesan itu tak pernah melupakannya. Lalu aku beranjak masuk kedalam rumah untuk mandi. Setelah itu aku kembali membuka hp ku. Tak ada aktifitas baru dari HP ku. Aku baru ingat kalau aku belum membuka semua pesan tadi.
Ada sekitar 7 pesan lagi. Aku buka semua pesan itu dan semuanya dari Khunnie. Oh bukan. Ada satu pesan yang bukan dari Khunnie. Nomor ini tak aku kenal. Kubuka pesan itu dan isinya
“Miannhae. Aku tak bermaksud mempermaikan mu”
Aku sepertinya tau ini siapa tapi aku ragu.Aku rasa ini adalah...
“Yoon-A-ya” teriak seseorang dari luar pagar dari suaranyabaku yakin bahwa itu adalah.. Taec-Yeon.. Ada apa dia datang ke rumahku?
“Yoon-A-ya. Keluarlah sebentar”
Aku pergi mengintip dari jendela. Ku buka jendela dan berteriak “Kalau aku tidak mau, kau mau apa?” lalu ku tutup jendela ku dan juga gordennya dengan perasaan yang sangat menyedihkan.
“Kalau begitu aku akan memaksamu.”
“Aigoo. Ya Tuhan” Kejutku setengah mati karna Taec-Yeon sudah berada di belakangku. “YA!” aku spontan memukul kepalanya.
“Aissh.. Jinjja.. Sakit”  katanya sambil memegangi kepalanya.
“Kau masuk darimana?”
“Hahaha bahkan kau lupa menutup pintunya. Bagaimana jika aku masuk dan berniat buruk padamu?”
“Aku tidak akan takut. Karna itu tidak akan terjadi.”
“Kau yakin?” katanya sambil mendorongku ke dinding dan mendekatkan wajahnya ke wajahku dan jaraknya hanya 2 cm.
Perasaan ini  lagi. Mengapa aku selalu merasa begini setiap di dekat dia? “Ya yya... Tae.. Taec.. Yeon.. a” Kataku terputus putus.
Diapun menjauhkan badannya dariku. “Mengapa kau takut?”
“Ya ya! Gemanhe.. Ada apa kau tadi memanggill ku?”
“Ah ne. Aku ingin mengajakmu jalan-jalan disekitar sini” katanya seraya langsung menarikku keluar rumah.
“Kau ini! Mengapa kau selalu membuat ku ingin marah?”
“Agar kau bisa selalu mengingatku! Sudah jangan banyak tanya lagi ikut saja aku.”
Orang ini ada apa dengan dia? Apa dia salah makan? Atau tadi dia disambar petir? Atau dia tiba tiba kedatangan mealaikat? Kenapa dia bersikap aneh? Ah entahlah. Kalau dia bersikap aneh memang lumrah. Lebih baik aku ikuti saja dia. Pintaku dalam hati.

#to be continue

 credit by : Febry Regina Manik (annyeonghaseyo04.blogspot.com)

- Copyright © Annyeonghaseyo - Hatsune Miku - Powered by Blogger

\